TERTARIK MENJADI MITRA USAHA BAKSO KAGET ?

TERTARIK MENJADI MITRA USAHA
BAKSO KAGET ?
bakso kaget

Lebih dari 100 mitra usaha telah bergabung bersama Bakso Kaget. Jika Anda tertarik untuk menjadi mitra usaha Bakso Kaget, atau ingin tahu lebih banyak tentang Bakso Kaget, silahkan menghubungi kami untuk informasi lebih lanjut mengenai Franchise Bakso Kaget.

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | 5 Komentar

Bakso Kaget Sensasi Bisnisnya Bikin Terkaget-kaget (Info Business Opportunity Indonesia)

Bakso Kaget Sensasi Bisnisnya Bikin Terkaget-kaget
(Info Business Opportunity Indonesia)

http://www.bakso-kaget.com/upload_images/bk_news/news_23.jpg” alt=”Bakso Kaget

Sensasi Bisnisnya Bikin Terkaget-kaget
(Info Business Opportunity Indonesia) ” align=”left” border=”0″ hspace=”10″ vspace=”0″ />Meski banyak pemain sejenis, Bakso Kaget tetap menjadi incaran investor karena keunikan produknya.
Varian rasa bakso yang tersedia di Bakso Kaget menjadi salah satu kunci kesuksesan bisnis yang berdiri pada 5 September 2008 itu. Istilah-istilah seperti bakso granat, bakso isi jagung, bakso isi keju, bakso isi daging, bakso isi keju, bakso isi telur, bakso isi jamur, bakso isi daging cincang hingga bakso hilang isi diyakini Johan Halim, owner Bakso Kaget mampu menarik animo masyarakat untuk mencicipi sensasi rasa yang tersedia digerai Bakso Kaget yang outlet pertamanya buka di kawasan Jalan Bungur, Karangsetra Bandung itu.
Jelas Johan, sapaan akrab pria berkacamata itu pada prinsipnya yang namanya bakso itu umumnya sama semua. Di Bakso Kaget, selain dengan varian rasa dan jenis bakso yang menjadi keunggulannya, juga karena kandungan rasa kuah baksonya yang memakai kuah sop dengan aroma rempah-rempah. “Kita mempunyai konsep dimana waktu disajikan konsumen tidak akan tau isi yang bakal mereka dapat, tujuannya supaya penasaran dan salah satu isi yang bisa membuat mereka kaget yaitu bakso granat atau isi cabe,” uarai Johan menjelaskan salah satu menu andalannya.
Berkat keunikannya tersebut, tak cuma konsumen saja yang terpikat. Tapi banyak juga calon investor yang ingin memiliki hak waralaba Bakso Kaget yang mulai dimitrakan sejak Oktober 2009. Terbukti, sampai saat ini jaringan bakso kaget sudah sebanyak 48 outlet yang tersebar merata dibeberapa wilayah di Indonesia.
Mengenai konsep kemitraan yang diajukan Johan kepada investor adalah konsep supply bahan baku. Dengan investasi awal untuk paket Gerobak senilai Rp 38 Juta yang diperuntukkan untuk semua kebutuhan bisnis seperti gerobak dan perlengkapan pendukung lainnya. “Berikutnya tidak ada biaya apa-apa lagi selain untuk pembelian bahan baku saja,” jelas Johan.
Selama ini reputasi BEP mitra Bakso kaget cukup baik dengan rata-rata pencapaiannya sekitar 8-12 bulan. Hal ini, kata Johan, bisa tercapai karena keunikannya tadi juga karena diperkuat oleh segmentasi market Bakso Kaget yang menyasar semua kalangan. “Karena bakso merupakan makanan rakyat, makanya kita sesuaikan dengan segmentasi market kita,” urai Johan. Seperti bakso granat jelas Johan yang umumnya disenangi oleh konsumen ibu-ibu karena rasanya yang pedas, atau oleh konsumen bapak-bapak yang katanya mampu menghilangkan sakit pusing kepala.
Sekali lagi meski sudah banyak pemain bisnis bakso, Johan tetap optimis bahwa bakso karyanya merupakan pilihan investasi yang tepat karena didukung dengan sumber daya produk yang unik dan terbukti memberikan sensasi keuntungan yang kaget sekaget rasanya yang mengagetkan. Mau coba ?
(Dikutip dari Tabloid Business Opportunity Indonesia edisi IV / 15 Oktober – November 2010)

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Tinggalkan komentar

Bakso kaget dengan Delapan Isi (Tribun Lampung)

Bakso dengan Delapan Isi
(Tribun Lampung)

http://www.bakso-kaget.com/upload_images/bk_news/news_24.jpg” alt=”Bakso dengan Delapan Isi
(Tribun Lampung)” align=”left” border=”0″ hspace=”10″ vspace=”0″ />BERAWAL rasa penasarannya dengan keunikan rasa dan konsep “Bakso Kaget” pada sebuah even pameran franchise, membuat Ira Resmiati tertarik untuk membuka usaha gerai bakso tersebut di Bandar Lampung. Ruko milik keluarga di Jalan ZA Pagar Alam 14B, Bandar Lampung pun dimanfaatkannya dan resmi dibuka April 2010 lalu.
Sebelum memulai, Ira mensurvey sejumlah titik Kota Bandar Lampung untuk memastikan jangkauan wilayah bisnisnya. Hasil pantauannya, belum ada satu gerai bakso yang memakai konsep ini. Sehingga dia putuskan memulai usaha ini.
“Konsep bakso kami Franchise, bakso dan bumbu dasarnya dikirimkan dari Kopo Bandung, Jawa Barat, Kala itu, bakso kaget sudah memiliki 28 cabang se- Indonesia, salah satunya kami, Intinya, kami embeli merk, untuk dikembangkan,” jelasnya. Keunikan bakso ini dari bakso yang dijual di tempat lain terdapat pada jenis bakso yang disajikan. Bakso memiliki delapan jenis isi, diantaranya bakso granat atau bakso isi cabe, bakso isi keju, bakso isi jagung, bakso isi daging cincang sapi, bakso isi udang, bakso isi telur, bakso isi polos dan bakso isi jamur.
“Bila dilihat penyajiannya, bakso ini tidak berbeda dengan bakso yang ada. Namun, ketika bakso dibuka, maka konsumen akan melihat bermacam-macam isi bakso yang ditawarkan tadi,” kata Ira.
Selain itu, bakso memiliki rasa gurih dan pas di lidah. Kuah yang disajikan bening dan ditambah kerupuk serta sayuran wortel. Rasa rempah sangat terasa pada sajian bakso ini.
Akibat keunikan dan rasanya yang menggoda, gerai ini sangat digandrungi anak muda, terutama mahasiswa dari sejumlah kampus di sekitarnya.
Antusiasme pengunjung juga terlihat pada banyaknya bakso yang dihabiskan. Satu minggunya bisa habis 2.500 – 3.000 butir bakso. “Penikmat bakso paling ramai pada sore hingga malam. Sedangkan pada hari libur, biasanya penikmat bakso kaget adalah keluarga,” ujarnya.(fer)

Tebak Bakso yang Didapat
KEISTIMEWAAN bakso kaget adalah antara penjual dan pembeli tidak dapat mengetahui isi dari butir bakso disajikan. Di sini, penikmat bakso diajak tebak-tebakan. Sebab ketika disajikan, tiap butir isi bakso ini dalam keadaan tertutup dan tidak ada yang mengetahui sebelum dimakan.
“Sejak dikirimkan dari Bandung, bakso ini hanya dikemas dalam dua bagian pengepakan saja. Jadi kami tidak tahu setiap butir bakso berisi apa saja, justru yang mengetahuinya adalah penikmat baksonya. Karena mereka langsung dapat melihat ketika memakan bakso ini. Di situ keunikannya,” kata Ira, Pemilik Gerai Bakso Kaget.
Dia menjelaskan, meski melalui pengiriman luar kota, bakso di jamin tidak menggunakan bahan pengawet dan bahan kimia. Sebab, ketika sampai ke gerai, bakso dikemas rapat dengan menggunakan es batu.
“Untuk membuktikannya, saya coba taruh beberapa bakso diluar ruang beku lemari es (freezer). Ternyata pada pagi harinya, bakso-bakso ini basi. Hal itu, membuat saya percaya bahwa kandungan bakso bebas dari bahan pengawet,” jelasnya. (fer)
(Dikutip dari Tribun Lampung)

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Tinggalkan komentar

Bakso Kaget Mencuri Perhatian

Bakso Kaget Mencuri Perhatian
(Borneo Metro)

http://www.bakso-kaget.com/upload_images/bk_news/news_28.jpg” alt=”Bakso Kaget Mencuri Perhatian
(Borneo Metro)” align=”left” border=”0″ hspace=”10″ vspace=”0″ />PONTIANAK- Bakso kaget. Ini merupakan salah satu stand pada pameran Info Franchise dan Busines Concept Expo 2011 yang di gelar di Pontianak Convention Center (PCC) yang berhasil mencuri banyak perhatian pengunjung.
Johan Halim director Franchising dari bakso kaget mengatakan lebih memilih usaha ini karena bakso adalah makanan yang sudah merakyat dari kalangan atas sampai kalangan bawah, sera dapat di konsumsi kapan saja, tidak terbatas jam makan siang dan jam makan malam.
“Bakso kaget kami menggunakan bahan daging yang mendominasi, kuahnya beraroma rempah-rempah menggunakan sop buntut, dan yang paling penting lagi yaitu bakso isinya yang unik (beragam),” ujar Johan Sabtu malam (22/1).
Yang menjadi unggulan dari Bakso Kaget ini yaitu dari ragamnya bakso tersebut, ada Bakso Granat, Bakso Isi Jagung, Isi Udang, Isi Daging, Isi Keju, Isi Telur, Isi Jamur, Hilang Isi, dan Bakso Isi Cincang.
Johan juga mengaku pengunjung yang datang cukup lumayan, berkisar 15 orangan, “Pengunjungnya kalau di bandingkan dengan di Jakarta memang tidak terlalu banayak tapi walaupun pengunjungnya berkisar 15-an, saya lihat minat para pengunjung sangat kuat dan justru saya lebih senang seperti itu” ujarnya. “Saya berharap di pontianak ini bisa ada Bakso Kaget” tambahnya.

(Syaifudin/Borneo Metro/Praktikan)
(Dikutip dari Borneo Metro edisi 23 Januari 2011)

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Tebak-tebakan Isi Pentolnya Bakso Kaget (Sriwijaya Post)

Tebak-tebakan Isi Pentolnya Bakso Kaget
(Sriwijaya Post)

http://www.bakso-kaget.com/upload_images/bk_news/news_26.jpg” alt=”Tebak-tebakan Isi Pentolnya

Bakso Kaget
(Sriwijaya Post)” align=”left” border=”0″ hspace=”10″ vspace=”0″ />BAKSO merupakan makanan yang sudah merakyat di Indonesia dari kalangan atas sampai bawah, dari anak kecil hingga orang dewasa. Bahkan presiden AS, Obama pun senang makan bakso saat masih kecil. Makanan ini dapat dikonsumsi kapan saja, tidak sebatas jam makan siang dan jam makan malam.
Berawal dari sebuah warung kecil dan melihat kesukaan masyarakat Indonesia terhadap makanan bakso tersebut, Johan berinisiatif untuk membuat bakso yang lain dari biasanya. Pada Tanggal 5 September 2008 lahirlah “Bakso Kaget” yang berasal dari pemikiran kreatif Johan.
Menurut Meida Rinayanti, Vice Director Frenchising, Bakso Kaget menawarkan cara menikmati bakso secara unik dengan konsep “Tebak Isi Baksonya”. Tidak saja pada rasa bakso yang enak, tapi juga pada kuah beraroma rempah-remah yang khas. “Siap pun yang mencoba makan “Bakso Kaget” dijamin akan terkaget-kaget dengan apa yang mereka nikmati. Sebab bakso kaget memiliki sembilan isi berbeda di setiap bola-bola baksonya,” tutur Medai ketika menggelar pameran di Ballroom Hotel Arya Duta Palembang, Sabtu (4/12).
Isi dari bakso-bakso ini ada beberapa macam, antara lain daging sapi, jagung, keju, udang, telur, jamur, cincang, hilang isi, dan ada satu bakso yang membuat kita siap ‘meledak’ yaitu bakso granat, yang isinya empat cabai rawit yang dipotong-potong. “Yang menjadi daya tarik dari bakso ini adalah kejutan-kejutan yang terdapat dalam tiap butirnya. Setiap pembeli tidak boleh memilih pentol bakso. Tetapi sebelum pembelli makan bakso kaget, kita bertanya apakah mereka suka pedas. Kalau mereka tidak suka pedas maka kita kasih pentol bakso yang campuran,” tambah Meida.
Awalnya bakso kaget ada di Jl Sukajadi (FO Public Affair), Bandung, lalu di Kampus Maranatha, Bandung. Kemudian membuka cabang lagi di daerah Medan dan beberapa daerah dikota besar di Indonesia. Untuk sekarang ada 70 konter bakso kaget yang berada diseluruh Indonesia. “Untuk Palembang memang kita belum membuka konter disini. Mungkin setelah pameran ini, akan kita buka satu dua konterlah,” ungkap Meida.
Harga yang ditawarkan lumayan terjangkau hingga tidak membuat kantong bolong. Untuk satu porsi bakso kaget yang berisikan dua bakso besar dan empat bakso kecil cukup dengan harga Rp 8.000. Sedangkan untuk bakso kaget porsi besar berisikan empat bakso besar, pangsit, wortel, mi atau soin dan tahu dengan harga Rp 10 ribu.
Bakso Kaget juga mengajak masyarakat Palembang yang ingin membuka usaha bakso kaget. Cukup dengan Rp 38 juta, telah mendapatkan gerobak bakso kaget, satu kompor gas ditambah tabung gas, dua lusin mangkok bakso, dua lusin sendok dan garpu, banner-banner dan dekorasi gratis, satu buah dandang, seragam operasional, 500 pcs bakso kaget dan bumbu kuah.
“Setiap 500 pcs kita memberikan 400 bakso campuran dan sisanya bakso granat. Bahan Bakso yang kita buat terbuat dari 95 persen daging sapi asli dan lima persennya tepung dan bakso kita juga bebas bahan pengawet,” ujar Meida. (ardiansyah)
(Dikutip dari Sriwijaya Post edisi 05 Desember 2010)

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Bakso Kaget Usung Kemitraan, Incar Posisi Top Brand

Bakso Kaget Usung Kemitraan, Incar Posisi Top Brand
(Info Bussiness Opportunity Indonesia)

http://www.bakso-kaget.com/upload_images/bk_news/news_29.jpg” alt=”Bakso Kaget Usung Kemitraan, Incar Posisi Top Brand
(Info Bussiness Opportunity Indonesia)” align=”left” border=”0″ hspace=”10″ vspace=”0″ />Tak hanya menjual bakso saja, Bakso Kaget juga berencana membuat karakter terhadap masing-masing rasa dari isi baksonya tersebut. Dengan cara itu, Johan Halim. Pemilik Baso Kaget optimis mampu meraih top brand sekaligus menjadi pilihan investasi yang tepat.
Umumnya yang berlaku pada sebuah bisnis yang langsung memiliki banyak jaringan dan mitra akan susah mengembangkan kreatifitas dan inovasi produknya di tahun-tahun berikutnya. Permasalahan tersebut muncul karena kadang si pemilik merasa cepat puas dengan bertambahnya jaringan dalam waktu relative singkat. Urusan inovasi dan pengembangan usaha seringkali diabaikan oleh si empunya bisnis. Padahal sebenarnya hal itu justru harus menjadi prioritas utama.
Namun hal ini tidak terjadi di Bakso Kaget milik Johan Halim yang berdiri di Bandung pada 5 September 2008 lalu. Tercatat sampai saat ini jumlah mitra Bakso Kaget mencapai 92 mitra yang sudah tesebar di beberapa wilayah Indonesia. Menurut Johan Halim, sejak pertama mendirikan Bakso Kaget ia ingin bisnisny tersebut tumbuh besar. Oleh sebab itu, strategi yang ia pilih adalah mengusung konsep kemitraan. “Untuk pengembangan bisnis, karena suatu bisnis yang bagus adalah yang harus mempunyai nilai tambah dan faktor kali. Dan melaui jalur kemitraan inilah faktor kalinya untuk melipat gandakan outlet kita,” terang Johan mengenai alasan kemitraan usaha baksonya tersebut.
Johan menceritakan, tantangan ketika membesarkan usaha BO-nya ini adalah rasa kepercayaan calon investor terhadap brandnya yang dinilai aneh dengan menamai Bakso kaget. Untuk itu, Johan mengaku gencar aktif memperkenalkan brand Bakso Kaget ke masyarakat dengan memaparkan nilai lebih dari bisnisnya. Nilai lebih ini adalah konsumen konsumen akan menemukan sesuatu yang berbeda dari isi bakso yang akan dimakan. “Istilahnya itu tebak isi bakso,” ujar Johan. Selain itu yang menjadi keyakinan Johan akan bisnisnya itu adalah di rasa kuahnya yang khas karena memakai rempah-rempah, sehingga rasa kuahya terasa berbeda dari rasa kuah bakso lainnya.
Tak sekedar menjual bakso saja, Johan juga menjelaskan, semua isi bakso dilambangkan dengan karakter avatar yang berbeda. Tujuannya adalah karena karakter bakso ini sedang digarap untuk dijadikan film kartun, games, dan merchandise untuk kepentingan penguatan brand image. “Ini yang menjadi kekuatan bakso kaget sehingga kami yakin bisa terus eksis,” paparnya lagi.
Mengenai konsep kemitraan yang diajukan Johan kepada investor adalah konsep supply bahan baku. Dengan investasi awal untuk paket Gerobak senilai 38 juta yang diperuntukkan untuk semua kebutuhan bisnis seperti gerobak dan perlengkapan pendukung lainnya. “Berikutnya tidak ada biaya apa-apa lagi selain untuk pembelian bahan baku saja,” jelas Johan.
Selama ini reputasi BEP mitra Bakso Kaget cukup baik dengan rata-rata pencapaiannya sekitar 8-12 bulan. Hal ini, kata Johan, bisa tercapa karena selain keunikannya tadi juga diperkuat oleh segmentasi market Bakso Kaget yang menyasar semua kalangan. “Karena bakso merupakan makanan rakyat, makanya kita sesuaiken dengan segmentasi market kita,” urai Johan. Seperti bakso granat yang umumnya disenangi oleh konsumen ibu-ibu karena rasanya yang pedas, atau oleh konsumen bapak-bapak yang katanya mampu menghilangkan sakit pusing kepala.
Bersama Bakso Kaget, Johan mempunyai obsesi ingin meraih Top Brand untuk bisnisnya tersebut. “Menjadikan brand ‘Bakso Kaget’ menjadi top brand dan menghidupkan karakter-karakter bakso kaget yang dikenal semua orang dalam versi kartun/animasi, games, merchandise dan lain-lain.”
(Dikutip dari Info Bussiness Opportunity Indonesia edisi I/II/15 Januari 2011-15 Februari 2011)

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , | Tinggalkan komentar

Awas! Ada Granat di Baso Kaget

Awas! Ada Granat di Baso Kaget
Ema Nur Arifah – detikBandung

<p>Your browser does not support iframes.</p>

Bandung – Baso dengan berbagai varian isi bukan lagi jadi sajian yang aneh. Tapi mungkin akan menjadi unik kalau konsumen sama sekali tidak tahu apa isi basonya. Apalagi kalau ternyata isinya adalah cabe rawit pedas berwarna kemerahan yang membuat mulut terasa meledak.

Itulah baso granat yang menjadi ikon Baso Kaget. “Ciri khas kita adalah baso granat yang bisa bikin terkaget-kaget,” ujar Operasional Manager Sri Mulyani (30).

Adalah ide sang pemilik, Ilham, yang menurut Sri ingin membuat sesuatu yang baru. Maka bersama-sama pula ide-ide varian baso kaget ini dicetuskan. Ada sekitar 9 varian isi antara lain baso granat berisi cabe rawit, baso udang, baso isi jagung, baso telur, baso isi jamur, baso cincang pedas juga baso keju. Setiap jenis baso dibuat ikonnya gambarnya sendiri.

“Setiap bulan kita selalu mengeluarkan produk baru. Tiga bulan ke depan mungkin akan ada baso isi cumi,” papar perempuan berambut panjang ini.

Ukuran Bakso Kaget yang baru dibuka September 2008 lalu ini sengaja dibuat berukuran kecil. Sri mengatakan pihaknya tidak ingin menjual bentuk tapi lebih kepada rasa dan kejutannya. Sehingga varian isi yang ada di dalam baso pun tidak terlalu banyak.

Dengan konsep self service, konsumen bisa memilih sendiri baksonya dan menabak-nebak sendiri apa kira-kira isi bakso yang dipilihnya. Seperti bakso pada umumnya bisa disajikan dengan mie, bihun juga sayuran.

“Tapi kalau yang malas mengambil sendiri akan kita layani,” terang Sri.

Sejak diperkenalkan menurut Sri pihaknya tidak terlalu kesulitan karena penggemar bakso sudah cukup banyak. Dalam satu hari menghabiskan sekitar 9 kilogram daging sapi. Kalau dihitung dalam jumlah porsi, satu hari bisa mencapai 80 mangkok.

Harga baso per butirnya Rp 2.000. “Jika membeli sesuai paket yang disediakan harganya bisa lebih murah,” tutup Sri. Ayo, siapa yang berani kaget?

Bakso Kaget

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Tinggalkan komentar